Kesehatan

7 Jenis Penyakit atau Gangguan Sistem Endokrin – SehatQ

Sistem pertahanan tubuh yang baik akan melindungi kamu dari berbagai bahaya penyakit. Salah satunya adalah sistem endokrin yang berfungsi untuk memproduksi serta melepaskan hormon yang mengatur sebagian besar fungsi tubuh. Bagaimana bila fungsinya terganggu, apa saja penyakit yang mungkin muncul? Simak penjelasannya di bawah ini.

 

Beberapa Penyakit Akibat Gangguan Fungsi Sistem Endokrin

Beberapa jaringan kelenjar yang membentuk sistem endokrin dalam tubuh kita adalah kelenjar adrenal, hipotalamus, pankreas, paratiroid, ovarium, kelenjar pineal, testis, kelenjar hipofisis, timus dan tiroid. Fungsi utama dari beberapa kelenjar tersebut dapat mengatur tumbuh kembang, fungsi seksual, metabolisme tubuh dan suasana hati seseorang.

Imbas dari kadar hormon yang terlalu tinggi atau bahkan terlalu rendah pada kelenjar diatas, akan memicu datangnya penyakit akibat gangguan sistem endokrin. Beberapa penyakit yang mungkin akan muncul saat sistem endokrinmu terganggu akan dijelaskan dibawah ini.

1. Penyakit Diabetes Mellitus

Penyakit atau gangguan sistem endokrin yang paling banyak terjadi adalah diabetes mellitus. Hal ini bisa terjadi karena pankreas tidak dapat menghasilkan hormon insulin yang cukup bagi tubuh. Dengan kata lain tubuh sudah tidak bisa menggunakan insulin dengan baik.

Gejala diabetes yang sering muncul dari jenis penyakit diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah rasa lapar dan haus yang berlebihan, sering kencing, gampang capek, muntah dan mual. Gejala yang paling ekstrim adalah penurunan berat badan atau kenaikan berat badan tanpa sebab yang jelas serta adanya gangguan penglihatan. Bila kamu merasakan salah satu gejala ini maka segera chat dokter kamu.

2. Penyakit Cushing

Penyakit ini adalah efek samping dari penggunaan obat kortikosteroid dosis tinggi. Gangguan pada kelenjar endokrin menyebabkan kelenjar pituitari menghasilkan hormon yang terlalu banyak sehingga menyebabkan kelenjar endokrin terlalu aktif. Inilah efek samping dari penggunaan kortikosteroid dan banyak dialami oleh anak- anak.

3. Penyakit Addison

Bila terjadinya gangguan kelenjar endokrin itu mengganggu fungsi kelenjar adrenal maka akan  memicu terjadinya penyakit Addison. Kelenjar Adrenal yang terganggu, membuat produksi hormon aldosterone / kortisol menjadi sedikit. Kemudian tubuh akan merasa sakit perut, dehidrasi, kelelahan dan perubahan warna kulit, bila ini terjadi segera hubungi dokter.

4. Penyakit Hipertiroid

Penyakit hipertiroid disebabkan kerena kelenjar tiroid yang menghasilkan terlalu banyak hormon tiroid. Gejalanya dapat ditandai dengan turunnya berat badan, berkeringat, detak jantung lebih cepat, dan gampang gugup. Apabila gangguan ini berlanjut maka akan mengakibatkan penyakit Grave (gangguan autoimun).

5. Penyakit Gigantisme

Gigantisme atau yang disebut dengan akromegali merupakan gangguan sistem endokrin yang disebabkan oleh gangguan pada hormon pertumbuhan. Apabila kelenjar pituitari memproduksi hormon pertumbuhan yang terlalu banyak, maka pertumbuhan tulang dan bagian tubuh lainnya akan berkembang dengan cepat dan jauh diatas normal.

6. Penyakit PCOS (Sindrom Ovarium Polikistik)

Gangguan pada sistem endokrin dapat mempengaruhi hormon androgen yang memicu penyakit PCOS. Produksi hormon androgen yang berlebihan akan menggangu pertumbuhan sel telur serta pelepasan sel telur dari ovarium. Penyakit PCOS merupakan masalah utama pada kesuburan wanita sehingga kamu perlu chat dokter kamu untuk menanggulanginya.

7. Penyakit Pubertas Dini

Penyakit ini terjadi disaat kelenjar melepaskan hormon seks yang terlalu cepat sebelum masa pubertas normal sehingga akan terjadi pubertas dini.

Demikian beberapa penyakit akibat terganggunya sistem endokrin yang perlu kamu ketahui. Pola makan dan hidup sehat adalah salah satu jalan untuk menormalkan sistem endokrin di dalam tubuh kita. Dengan menjaga asupan makanan dan kebugaran tubuh, bisa mencegah berbagai penyakit yang mungkin akan muncul.

Leave a Reply

Your email address will not be published.